Kamis, 14 November 2013

Meilinda: Terimakasih RUPSI

4 hari lalu bersama dengan sdr Kevin Winarto memberikan beasiswa RUPSI ke salah seorang penerima di SMP N 1 Sigumpar-Toba Samosir, atas nama Meilinda Sari.

Meilinda sekarang duduk di bangku kelas VIII, dan adalah Juara Umum di sekolahnya. Keluarganya kurang mampu dan masih ada adiknya kelas 2 SD. Bulan februari lalu ayahnya baru meninggal sementara ibunya hanyalah buruh. Sampai sekarang listrik tidak ada dirumahnya sehingga belajar hanya dengan menggunakan lilin atau dengan lampu portable yang dipinjamkan oleh gurunya.
Semoga walaupun dengan keterbatasan Meilinda bisa mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasinya...

Untuk para teman-teman donatur RUPSI terimakasih yaa atas donasinya.

Selasa, 12 November 2013

Septi: Penerima Beasiswa RUPSI

Hari Minggu (beberapa minggu lalu) perwakilan RUPSI mengunjungi langsung salah seorang penerima beasiswa dirumahnya, Septi siswi kelas 5 SD.
Saat itu Septi sedang menggendong adiknya yang masih kecil sambil menyapu rumah. Saya memberi salam sekaligus menyapa, dengan wajah tersenyum kami berjabat tangan. Kemudian saya tanyakan tentang perkembangan studynya. Semester lalu dia mendapat juara 3 dan semester ini dia berharap prestasinya meningkat. 
Septi sangat berterimakasih kepda seluruh teman-teman RUPSI (katanya walaupun tidak mengenalnya tapi mau membantu). Semoga saja kelak cita2nya tercapai yaitu menjadi Guru.
Salam hangat Septi untuk seluruh teman-teman RUPSI.

Filosofi RUPSI



Receh Untuk Pendidikan Siswa Indonesia atau RUPSI, adalah sebuah gerakan kepedulian anak-anak bangsa untuk dunia pendidikan Indonesia. RUPSI memilih pendidikan sebagai sasaran utama karena sifatnya yang berkesinambungan dan berdampak panjang untuk kehidupan bermasyarakat, berbangsa, serta bernegara. RUPSI juga hadir sebagai jawaban atas mimpi masyarakat Indonesia untuk mewujudkan pendidikan yang ideal di Nusantara.

Masih banyak tunas-tunas muda bangsa yang belum mengecap pendidikan yang bermutu serta fasilitas yang memadai. Karena itu, RUPSI sebagai lembaga sosial yang independen memilih konsep “dari kita, oleh kita, dan untuk kita.

Konsep ini menjadi jawaban atas permasalahan pendidikan Indonesia yang pada akhirnya bermuara kepada penyetaraan hak pendidikan tanpa terkecuali. Karena pembangunan yang sesungguhnya yang sangat bermanfaat bagi suatu Negara adalah pembangunan yang dilakukan oleh masyarakat Negara itu sendiri.

Satu Orang, Sepuluh Ribu Rupiah, Satu Kali Sebulan” adalah donasi yang dilaksanakan oleh penggiat RUPSI. Konsep sederhana ini dirancang agar semua lapisan masyarakat dapat berbagi tanpa memperhatikan batasan-batasan ekonomi yang ada.

Sepuluh Ribu Rupiah, Untuk Berjuta Keunggulan Negaraku
RUPSI, Gerakan Mengubah!!!